www.hariansulutnews.com,MANADO – Kalimat JAS MERAH (Jangan Sekali Meninggalkan Sejarah) Presiden 1 Indonesia Ir Soekarno mengundang insipirasi Pemkot Manado menggelar Festival Bung Karno Manado (FBKM) 2022.
Dipilih Bulan Juni, karena ada tiga peristiwa penting terkait bapa Proklamator Indonesia. Acara FBKM akan dikemas menarik. Dengan sasaran para pelajar dan mahasiswa atau kelompok milineal. Digelar di Kawasan Megamas Manado, di kompleks Dinas Pariwisata Manado, berlangsung 30 Juni – 2 Juli 2022.
“Kegiatan akan berlangsung tiga hari, dimulai tanggal 30 Juni. Lokasinya di areal lahan 16 persen Pemerintah Kota Manado,” katanya.
Tujuan utama FBKM kata Gosal, agar tertanam di mindset anak muda sosok utuh Bung Karno.
Mulai Bung Karno masa muda sampai menjadi presiden I RI. Selama bertahun tahun profil Bung Karno kurang dikenal secara lengkap.
Dengan kegiatan ini penginisiasi acara Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang sangat berharap anak muda di Manado lebih faham dan obyektif menilai ajaran ajaran nasionaiisme Pahlawan Proklamasi.
“Sekarang kan masih banyak kaum muda yang tidak mengerti dengan tokoh Bung Karno. Untuk itu kegiatan ini dilaksanakan karena pada dasarnya mereka wajib mengenal siapa tokoh pembangun republik ini, dan siapa penggagas dasar negara kita,” lugas Jimmy yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado itu.
Sekretaris Panitia Allen Rantebua, menambahkan nantinya konsep acara FBKM 2022 digadang-gadang mencerminkan berbagai aspek dari perjalanan hidup Bung Karno. Dengan nuansa nasionalis, kegiatan akan dikemas secara moderen untuk menarik perhatian Generasi Z.
“Karena eventnya dibuat untuk memperingati Bulan Bung Karno, maka acara-acaranya akan berkaitan dengan Bung Karno itu sendiri,” jelas Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Manado ini.
Kegiatan ini juga kata Allen, akan menjadi bentuk dukungan Pemkot Manado, terhadap program pemerintah pusat yang telah menetapkan bulan Bung Karno sebagai momentum libur nasional.
Ini meliputi hari lahir Pancasila pada 1 Juni 1945, hari lahir Bung Karno pada 6 Juni 1901, dan hari kematiannya pada 21 Juni 1970. “Dari skala nasional kan Pak Presiden sudah lebih dulu mencanangkan ini.
Seperti hari lahir Pancasila yang telah ditetapkan sebagai libur nasional. Sekarang Pemkot Manado ingin menunjang program itu, dengan agenda utama untuk mengenalkan sosok Bung Karno kepada kaum muda,” terangnya.
Diketahui, kegiatan ini akan menjadi perhelatan perdana FBKM 2022 di Manado. Pengunjung akan disuguhkan berbagai acara dengan konsep yang fresh, menarik, dan bisa dinikmati semua kalangan. khusus Generasi Z.
Di sisi lain, tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan ini untuk membangun pemahaman kolektif terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa dan sebagai dasar NKRI.
Dan meningkatkan pemahaman masyarakat Kota Manado terutama generasi muda tentang sejarah, filosofi, dan nilai-nilai Pancasila. Seluruh rangkaian kegiatan ini sejalan dengan cita cita AARS dalam mewujudkan Manado Maju Sejahtera dengan inspirasi dan semangat Bung Karno.
Yang ingin mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dengan menerapkan prinsip overall planning. Festival akan menampilkan beberapa live performances dan instalasi-instalasi seni bertemakan Bung Karno dan pancasila. Tidak hanya itu saja, terdapat beberapa stan-stan makanan, kopi, fashion serta kerajinan lokal lainnya. (ndy)






