Manado – Rumah Sakit Bayangkara Manado sekarang ini terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara dimana dulunya lebih dikenal pasien Rumah Sakit dari Kalangan Polri kini pasienya 90 persen dari kalangan masyarakat umum terlayani dengan prima dan maksimal
Animo masyarakat untuk datang berobat di RS Bhayangkara cukup tinggi sehingga tercatat 6.000 lebih sejak awal tahun ada kenaikan pasien yang rawat di Unit Gawat Darurat (UGD) baik rawat jalan dan rawat nginap
Menurut Kompol dr Chandra Tanoeisan, SpKFR saat didampinggi dr Marlon Lumintang MARS sebagai Pengawasan dan Pembinaan Wasbin sekarang ini RS Bayangkara Manado masih tipe C dan menuju tipe B ini sesuai Pepres no 59 bahwa untuk menjadi tipe B harus tersedia 200 tempat tidur pasien (Bed) untuk sekarang jumlah Bed baru 116 tempat tidur dan masih kekurangan 84 Bed
Namun kedepan untuk diperluas menjadi tipe B tinggal menungu sebagian SPN Karombasan yang akan pindah di Wori nanti. Termasuk lahan parkir kita akan perluas kedepan
Fasilitas yang tersedia bagi pasien pun sudah lengkap termasuk fasilitas penunjang dimana ada dokter spesialis kita empat besar penyakit bedah, anak, kandungan semuanya sudah ada. Urologi, bedah ortopedi, saraf, medik dan lain sebagainya termasuk radiologi.
Salah satu penunjang yang mendukung adalah Radiologi bahkan pelayanan diradiologi tidak membutuhkan waktu yang lama ketika pasien menunggu hasil pemeriksaan.
“Kalau radiologi kita sudah memiliki ada USG pertama yang kemudian ada rontgen, kemudian ada CT Scan, jadi memang radiologi ini untuk mendukung diagnosa dari dokter-dokter spesialis.” ujarnya.
Sementara itu dari sisi SDM, Chandra mengungkapkan turut bekerja sama dengan dokter mitra. Dirinya menyebut turut menggunakan jasa tenaga medis dari RS Prof. Kandouw dalam mendukung pelayanan di RS Bhayangkara.
Rumah Sakit Bayangkara Manado kini sekarang dokter dan perawat cukup memadai,termasuk beberapa dokter Spesialis yang ada sangat berkualitas dimana perawat ada sekitar 233 jumlahnya.
Dari sisi SDM turut bekerja sama dengan dokter mitra. Dirinya menyebut turut menggunakan jasa tenaga medis dari RS Prof. Kandouw dalam mendukung pelayanan di RS Bhayangkara.
”Kami utamatan pelayanan sejak pasien masuk Unit Gawat Darurat (UGD) langsung dirawat cepat Kecuali ada pasien yang harus dioprasi tapi keluarga pasien belum ada kita tertunda hinga keluarga datang”Ungkap dokter Chandra
Namun kalau gawat langsung dilakukan tindakan operasi kalau perlu cepat dokter tetap lakukan pelayanan dengan baik dan Rumkit Bhayangkara harus lengkap obat obatan.”Kami tak izinkan dokter beli obat dari luar Obat obat harus ada terus jangan habis”Warning Karumkit Chandra
RS Bhayangkara saat ini juga menjadi RS rujukan bedah. Semua dicover karena RS ini juga sudah bekerja sama dengan Jasa Raharja dan BPJS.
“Bahkan di sini menjadi pusat rujukan bedah, yang patah tulang banyak kita ortopedi disini, jadi kita selesaikan karena tercover dengan cara jasa raharja dan BPJS,” ujarnya menjelaskan.
Masyarakat dihimbau untuk tidak ragu dengan pelayanan di RS Bhayangkara. Terlebih RS ini sudah pernah meraih penghargaan sebagai rumah sakit yang paling berkomitmen dalam pelayanan sewilayah Suluttenggo Malut, dan rangking 3 Nasional untuk RS tipe C.
RS bhayangkara juga menerima semua rujukan dari RS tipe D. Termasuk mengeluarkan rujukan pasien baik sesama RS tipe C ataupun ke tipe yang diatasnya seperti tipe A atau B
“Merujuk kerumah sakit tipe seperti Siloam. Kemudian tipe A nya Kandouw memang masih menerima rujukan dari tipe D ataupun sesama Tipe C kemudian ada juga yang ke atasnya”Pungkasnya
Perlu diketahui berbagai prestasi diraih RS Bhayangkara Manado sepanjang tahun 2022 hingga 2023 antara lain, peringkat tiga nasional FKRTL berkomitmen dalam peningkatan mutu pelayanan jaminan kesehatan nasional tahun 2023.
Meraih akreditasi paripurna dari Lembaga KARS, penghargaan sebagai rumah sakit terbaik dalam penanganan COVID tingkat kabupaten kota regional Sulawesi.
Kemudian peringkat pertama laporan pertanggungjawaban keuangan bendahara BLU triwulan IV tahun 2022 di Sulut, serta meraih IKPA terbaik dari Kementerian Keuangan.
(Herman)






