Kolaborasi Dengan Pemkab Minut, PT.Angkasa Pura I Ikut Atasi Stunting

oleh -744 Dilihat
oleh

HSN, MANADO – PT. Angkasa Pura I cabang Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado Kembali berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk yang ke-3 kalinya dalam hal penanganan stunting bertempat di Poskedes Desa Winetin, Rabu (28/08/2024)
PT. AP.I bersama PNM melakukan penandatanganan kerjasama untuk berkolaborasi dalam pelayanan kesehatan keliling dan penanganan stunting. Hal ini adalah untuk kesekian kalinya, sebelumnya sudah dilakukan ditahun 2023.

Dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan sebelumnya ditahun 2023 dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat yang sebelumnya dilakukan di Desa Wori, Desa Kulu dan Desa Lantung.

Upaya penanganan stunting ini, tidak akan lancar tanpa sinergi dan kerja sama yang kuat dari seluruh Stakeholder terkait antara Pemerintah khususnya Dinas Kesehatan Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara. Bentuk sinergi tersebut salah satunya melalui berbagai kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dari perusahaan. Sesuai dengan tujuannya, kegiatan-kegiatan TJSL tersebut dimaksudkan untuk menciptakan dan memelihara hubungan yang harmonis dan memberikan manfaat besar untuk Lingkungan dan Masyarakat.

Menurut laporan, percepatan penurunan angka stunting merupakan salah satu program prioritas nasional dimana khususnya di daerah Minahasa Utara yang berdasarkan survei kesehatan Indonesia masih terdapat 10,9% (2023) karena itu PT AP I Bandara Sam Ratulangi Manado dan PT. PNM melalui program TJSL berharap bahwa tentunya kegiatan ini akan kembali memberikan dampak yang besar dalam ikut serta membantu pemerintah dalam penanganan stunting ini dimana hal ini termasuk urusan kesehatan yang esensial dan berdampak jangka panjang bagi generasi masa depan negara dan daerah secara berkelanjutan.

“TJSL ini dimaksudkan tentunya selain mendukung program pemerintah, hal ini juga tentunya untuk menciptakan dan memelihara hubungan yang harmonis dan memberikan manfaat besar untuk lingkungan dan masyarakat sekitar bandara khususnya,” ujar Maya Damayanti dalam sambutannya selaku General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi yang diwakili oleh PGS Senior Manager Operasi.

Dalam kesempatan yang sama dalam acara tersebut Kepala Divisi Jasa Managemen dan TJSL PNM Cut Ria Dewanti juga menyampaikan bahwa PNM meyakini selain dukungan terhadap program pemerintah dalam penanganan stunting perlu juga peningkatan pemberdayaan wirausahawan ultra-mikro untuk mengurangi tingkat kemiskinan serta kesenjangan ekonomi yang selama ini sudah PNM lakukan.

Hadir dalam pembukaan acara Pelayananan kesehatan Keliling dan Penanganan Stunting Kepala Dinas Kesehatan Minut, Dr.Stella Safitri ,M.Kes mewakili Bupati Minut Joune J.E Ganda, SE.MAP.MM. M.Si yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi program TJSL yang dilakukan PT. AP.I Bandara Internasional Sam Ratulangi dan PT. Permodalan Nasional Madani Cabang Manado atas inisiasi kegiatan penanganan stunting sebagai wujud komitmen dalam pemberian makanan pemulihan gizi kepada balita bermasalah gizi (stunting) serta pelayanan kesehatan keliling.

Adapun pelayanan kesehatan keliling yang dilakukan meliputi pemeriksaasn kesehatan/labotorium, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Pemberian Makanan Pemulihan gizi, untuk anak balita bermasalah (stunting) di 11 posyandu yang terdiri dari 2 posyandu/kelurahan di Kota Manado dan 9 posyandu di desa kabupaten Minahasa Utara serta PMT, dan penanganan stunting yang dilaksanakan selama 90 hari berturut turut kepada 4 anak di kota Manado dan 42 anak balita di kabupaten Minahasa Utara.

Acara ini dihadiri juga Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Minut dr. Jane Simons, Kepala Puskesmas Talawaan, Camat Wori, Kapolsek, Danramil para Hukum Tua serta para koordinator Posyandu. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.