HSN, TOMOHON – Festival Apitoria Chalengge Taekwondo 2024 digelar Sabtu, (31/08/2024) di GOR Babe Palar Kota Tomohon yang diikuti oleh 125 atlet, dari Manado, Minahasa dan Tomohon.
Festival ini dibuka oleh Walikota Tomohon Carol Senduk SH yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tomohon Drs. Ventje Karundeng MAP.

Dalam sambutannya, Kadispora Ventje Karundeng mengaku bangga dan mengapresiasi penyelenggaraan festival ini karena tentunya sangat bermanfaat bagi pengembangan prestasi atlit.

“Pemerintah Kota Tomohon tentunya memberikan dukungan penuh kepada para atlet Sabam dan Master Taekwondo untuk pelaksanaan pertandingan ini. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat tercipta kebersamaan dan prestasi,” ucap Karundeng.
Dikatakan Karundeng, Pemkot Tomohon bangga dan mengapresiasi kepada Dojang Apitoria Tomohon yang dapat menyelenggarakan festival ini.

“Kami sangat berterima kasih, atas pelaksanaan Festival di Kota Tomohon yang tentunya dapat membangkitkan gairah para atlet untuk berprestasi. Karena Taekwondo adalah olahraga yang mendunia yang menjunjung tinggi sportifitas untuk meningkatkan disiplin sekaligus ajang untuk meningkatkan mental. Saya berharap melalui kegiatan ini akan ada peningkatan prestasi dan semoga kegiatan ini sukses,” tutup Karundeng seraya memohon maaf Walikota Carol Senduk tidak dapat hadir langsung karena ada kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk menghadapi Pilwako Tomohon 2024.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival, Audi Polii dalam laporannya mengatakan festival ini mempertandingkan sejumlah kelas, antara lain, pracadet, A.B.C., Cadet, Junior dan Senior.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar sesama atlit Dojang Apitoria, membangkitkan semangat agar lebih disiplin dalam meraih prestasi, mencari bibit atlit berbakat dan berprestasi untuk diorbitkan sebagai atlet nasional, ” jelas Polii.
Terpisah, Master Anita Wongkar, mengatakan festival ini digagas untuk memberikan kesempatan kepada para atlet muda di Dojang untuk unjuk prestasi.
“Festival ini sangat penting diselenggarakan untuk mengukur kemampuan atlet selama mereka berlatih di Dojang masing-masing,” tukas Wongkar.
Dalam acara pembukaan, sebelum kegiatan dimulai, sesuai dengan tradisi dibacakan janji atlet dan janji wasit oleh perwakilan atlet dan wasit. (Rubby Worek)






