Sekretariat Bawaslu Sulut Aldrin Christian: Kegiatan Serentak dari Pusat dan Kabupaten Kota untuk Sosialisasi dan Evaluasi Pemilihan

oleh -1069 Dilihat
oleh

HarianSulutNews,MANADO – Ngabuburit Pengawasan Evaluasi dan Rekomendasi Tindak Lanjut Dukungan Sekretariat Bawaslu Bersama Stakeholder Dalam Pelaksanaan Fungsi Pencegahan dan Penanganan Pelanggaran Pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Provinsi Sulawesi Utara, digelar Oleh Sekretariat Bawaslu Sulut. Jumat (07/03/2025).

Menurut Sekretaris Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Aldrin Christian, SSTP ini kegiatan serentak dari Pusat dan Kabupaten Kota untuk melakukan Sosialisasi dan Evaluasi Pemilihan sebelumnya terkait dukungan Sekretariat bersama stakeholder pada Pemilihan Serentak.

“Memang masih menyisihkan satu Daerah Kabupaten Talaud masih ada lanjutan proses PSU di Kecamatan Esang masih menunggu ketetapan pelaksanaan sesuai dengan tanggal yang disepakati,” ucap Aldrin.

Selain itu katanya, sangat diharapkan adanya masukan keseluruhan dari stakeholder yang ada di Provinsi Sulut, pungkasnya.

Pun keempat Nara sumber masing-masing yang hadir yakni, Nanang Nugroho Kasubdit 1 Polda Sulut, Dr. Yuhdi Dien SE, Msi Akademisi Universitas Samratulangi, Ramli Makatungkang Pemerhati Kepemiluan serta sejumlah mahasiswa dan element masyarakat.

Via Zoom Meeting dengan Komisioner Bawaslu RI, Herwin Malonda.

Menurut Dr. Yudhi Dien SE, Msi. Pilkada harus berlangsung Jurdil, dan Bawaslu sebagai wasit dalam Pemilu dan Sekretariat berperan dari sisi Implementasi Administrasi Teknis dan Operasional sehingga mampu menyediakan sarana dan prasarana yang kompeten baik secara teknis maupun non teknis. “Sekretariat juga mampu melakukan evaluasi kinerja dalam pencegahan dan pelanggaran,” tukasnya.

Selain itu katanya, dukungan sekretariat sangat berperan dalam proses teknis pada saat Pilkada lalu. Sementara itu Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia Herwin Malonda mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dan tanggung jawab dari pengawas pemilu untuk menjalin tali sirahturahmi dan merupakan bagian tanggung jawab kita dalam melaksanakan pengawasan termasuk ngabuburit tahun 2025 yang akan memenuhi tanggung jawab kita selama sebulan dan meningkatkan spiritualitas dan literasi politik pengawasan masyarakat.

“Kegiatan ini dirangkaikan dengan puasa bagi rekan rekan yang berpuasa untuk meningkatkan dan diuji ketahanan fisik dalam menghadapi ketahanan hawa nafsu kita sehingga mampu diberikan penguatan dalam melaksanakan tugas kita masing masing,” ungkap Herwin.

Mantan Ketua Bawaslu Sulut inipun menguraikan dan apa saja yang kita lakukan melalui spiritualitas akan berhasil sehingga bisa mengedepankan kebaikan dan kebenaran melalui ketahanan fisik dan kita bisa mampu meraih kebenaran dan keberhasilan diantara kita selaku pengawas pemilu di Indonesia dan Sulawesi Utara .

“Dalam penegakan demokrasi hampir berakhir tinggal kabupaten Talaud tapi kita tetap melakukan persiapan penguatan pemberdayaan masyarakat untuk siap menghadapi pelaksanaan pemilu dengan memperjuangkan kebaikan dan kebenaran dari hawa nafsu yang menjatuhkan menyesatkan dan mengoda untuk memperjuangkan kebaikan dalam fungsi pengawasan dan pencegahan.

“Pemilu akan berjalan dari waktu ke waktu sehingga akan meningkatkan kepercayaan publik pada Bawaslu,”pungkas pria kelahiran Kakas Minahasa ini.

Sementara itu Ketua Bawaslu Ardiles Mewoh diapit Komisioner Bawaslu Divisi SDM Erwin Sumampouw mengatakan, kita patut bersyukur bisa berkumpul ditengah-tengah ramadhan sehingga Bawaslu Sulut bisa memberikan kegiatan dan bisa menambah amal ibadah dan berkah bagi kita.

“Ini dilakukan disetiap bulan Ramdhan dan bisa menambah pahala kita semua. ”ucap Ardiles.

Selain itu katanya, waktu menjelang berbuka puasa jadi tradisi di Indonesia dan kita bisa bersyukur bisa bersama dalam kegiatan Bawaslu dan mengsyukuri anugerah Tuhan.

Apalagi kerja kita hampir tuntas dalam melaksanakan pengawasan Pilkada, tapi masih ada satu Daerah yakni Talaud yang belum selesai.

“Bersyukur kita boleh menyelesaikan tahapan pilkada dan kita masih bisa diberikan kesehatan dengan berkat yang melimpah dari Tuhan. Situasi tahun ini semakin pelik apalagi efisiensi anggaran sesuai program pemerintah dan ini menjadi tantangan kedepan dengan terus melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pengawas pemilu kedepan,” Sembari menambahkan.

Bukan hanya dibulan Ramadhan tapi diberbagai kegiatan lain kita akan tetap bertemu meskipun adanya efisiensi anggaran,” tandas Mewoh. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.