Gubernur Yulius Komaling: Tegaskan! Tambang Milik Rakyat Harus Kembalikan ke Rakyat

oleh -589 Dilihat
oleh

HarianSulutNews,KOTAMOBAGU – Masyarakat Sulawesi Utara percayakan Yulius Selvanus Komaling (YSK) sebagai Gubernur di Bumi Nyiur Melambai.

YSK tidak banyak bicara melainkan bekerja secara nyata membangun serta mensejahterakan warga Sulawesi Utara.

Satu diantaranya keberpihakan kepada para penambang tradisional yang mengais rezeki di Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

“Tambang milik rakyat harus kembali ke rakyat. Tapi kita harus jaga keamanannya, kelestarian alamnya, Pemerintah harus hadir disana,” jelas YSK, belum lama ini bahwa pihaknya sedang membahas RTRW.

Gubernur sangat menyesalkan peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu sehingga aktivitas pertambangan dihentikan sementara.

Apalagi ada wakil rakyat yang dinilai tak mewakili suara para penambang serta tidak memberikan solusi terhadap polemik yang dihadapi oleh para penambang tradisional yang menggantungkan hidupnya dengan hasil tambang.

“Jadi nggak usah ada dengar yang berkoar-koar di luar sana, yang tidak paham padahal orang Sulawesi Utara juga,” jelasnya.

YSK berkomitmen agar “belanga” para penambang tidak terbalik dan tumpah serta kebingungan membiayai keluarga.

“Kedepan nggak usah dipilih kalau manusia-manusia model macam begini, dia tidak mau bawa kepentingan rakyat,” sentilnya.

Merespon hal tersebut Ketua Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang, Valdy Suak angkat bicara, ia mengaku tidak salah memilih gubernur.

“Kami penambang tidak salah pilih gubernur. Ternyata pak YSK tetap ada bersama kami dan menjadi kekuatan kami rakyat penambang,” jelasnya

Ia mengaku, bahwa masyarakat penambang Ratatotok 90 persen memilih YSK.

“Dan akhirnya kami merasa bahwa pilihan kami tepat, kami tidak salah pilih gubernur,” ungkap Suak

Sebagai ketua Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang ia mengaku mendukung penuh YSK.

“Kami masyarakat penambang akan selalu bersama pak YSK. Kami akan terus mendukung pemerintahan bapak,” tutupnya

Sementara itu Polda Sulut saat ini masih menutup pertambangan rakyat di Ratatotok yang tidak dilengkapi dokumen perizinan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.