HSN,SULUT – Pemprov Sulut menegaskan bahwa pengangkatan 20 Staff Khusus (Stafsus) oleh Gubernur Yulius Selvanus telah dilakukan secara sah dan transparan. Selasa, (22/4/2025).
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Sulut, Evans Steven Liow, menyampaikan bahwa seluruh proses pengangkatan telah mengacu pada aturan dan perencanaan yang matang.
“Pengangkatan Staff Khusus oleh Gubernur sudah melalui prosedur yang tepat, mengacu pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan didasarkan pada kebutuhan strategis Pemerintahan,” kata Liow, yang juga merupakan Juru Bicara Gubernur Sulut, kepada media.
Ia menambahkan bahwa anggaran untuk mendukung tugas-tugas Staff Khusus sudah dialokasikan secara efisien dan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dorong Program Prioritas dan Percepatan Pembangunan
Liow menyebutkan bahwa kehadiran para Staff Khusus sangat vital dalam mempercepat realisasi program-program prioritas Pemprov Sulut. Mereka dipilih berdasarkan keahlian, pengalaman, serta komitmen terhadap kemajuan Daerah.
“Para staff khusus adalah sosok-sosok profesional, mulai dari mantan Kepala Daerah, Akademisi, tokoh masyarakat hingga praktisi pembangunan. Mereka punya keahlian spesifik yang dibutuhkan untuk mendorong berbagai sektor strategis,” ujarnya.
Fokus pada Efisiensi, Bukan Pemborosan
Pernyataan ini juga menjadi respons atas sorotan sebagian pihak terkait kebijakan pengangkatan staff khusus oleh Kepala Daerah, yang dikhawatirkan dapat membebani Keuangan Daerah. Namun Pemprov Sulut memastikan, semua proses dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran dan kebutuhan nyata di lapangan.
“Gubernur ingin memastikan roda pemerintahan berjalan optimal. Staff Khusus ini adalah bagian dari tim kerja untuk menjawab tantangan Pembangunan Daerah yang semakin kompleks,” jelas Liow.
Dengan dilantiknya 20 Staff Khusus yang berasal dari latar belakang beragam, mulai dari birokrasi, pendidikan, hukum, infrastruktur hingga sektor digital, Pemprov Sulut berharap akselerasi pembangunan diberbagai sektor bisa tercapai.
Gubernur Yulius Selvanus secara simbolis telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para staff khusus dengan menunjuk Drs. Ferdinand E.M. Mewengkang sebagai Koordinator Staff Khusus.
“Kami percaya, dengan tim ini, program kerja strategis Pemerintah Daerah akan lebih fokus, efisien, dan tepat sasaran,” pungkas Liow. (*/ndy)






