Grand Opening SPPG Makan Bergizi Gratis Yayasan Cahaya Island Nusa Utara Indah (CINUI) Maumbi Kalawat

oleh -586 Dilihat
oleh

HSN,MINUT – Peluncuran Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Yayasan Cahaya Island Nusa Utara Indah khususnya melalui dapur umum di Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Minggu, (12/10/2025).

Program MBG ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Cahaya Island Nusa Utara Indah dalam mendukung program Pemerintah Pusat Presiden Prabowo Subianto, khususnya percepatan penurunan stunting menuju target 14 persen dari tahun 2024 sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

Grand Opening SPPG Yayasan CINUI Maumbi Kalawat dirangkaikan dengan Ibadah Syukur, Launching Dapur Umum SPPG Maumbi/Kalawat dibuka oleh Bupati Minahasa Utara Joune Ganda melalui Sekretaris Dinas PTSP Jansen Mateos.

Secara resmi kegiatan tersebut sudah mulai beroperasi, disampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan program strategis Nasional ini.

Acara ini bukan hanya peresmian fasilitas saja tapi langkah nyata bersama untuk memastikan anak-anak dan Ibu hamil dapat asupan gizi yang cukup, seimbang, dan berkualitas, serta manfaat bagi tubuh dan masa yang akan datang. Karena sumber daya manusia dimulai dari gizi yang baik.”ungkap Yansen dalam sambutan Bupati.

Lanjutnya, Dengan melalui SPPG di setiap Wilayah merupakan strategi agar pelayanan gizi di sekolah-sekolah berjalan lebih dekat, cepat, dan berkelanjutan, serta menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk menurunkan angka stunting dan memperkuat ketahanan pangan yang ada di Minahasa Utara.

Owner Yayasan Cahaya Island Nusa Utara Indah Varly Hence, MM, merasa bersyukur atas kepercayaan dan terselenggaranya Grand Opening SPPG Maumbi/Kalawat ini.

“Kita bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Harapan kami, SPPG ini dapat memberi manfaat besar bagi anak-anak sekolah dan berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.

SPPG Maumbi Kalawat saat ini melibatkan 50 relawan, termasuk tiga petugas dari Badan Gizi Nasional (BGN). Mereka melayani 14 sekolah dengan 1.006 porsi makanan setiap hari.

“Kami menjaga kualitas bahan makanan dari hulu hingga ke dapur dengan sangat ketat. Semua bahan seperti ayam dan ikan harus segar, bukan frozen, dan proses masak dilakukan oleh koki bersertifikat dengan pengawasan ahli gizi,” ungkap Felicia Pusung, Kepala SPPG Maumbi Kalawat.

Ia menambahkan, seluruh proses penyajian dilakukan dengan standar higienitas tinggi menggunakan APD lengkap, mulai dari masker, penutup kepala, hingga sarung tangan. “Kami memastikan makanan aman dikonsumsi anak-anak dan tidak terkontaminasi kotoran atau bakteri,” tegasnya.

Sementara itu, PIC SPPG Maumbi Kalawat Steven Wowiling menjelaskan bahwa pelaksanaan tahap awal akan menyasar 995 penerima manfaat dari 14 sekolah yang telah terdaftar.

“Harapan kami, pelaksanaan program ini berjalan lancar dan memberi dampak langsung bagi kesehatan serta perkembangan anak-anak sebagai generasi emas Indonesia,” ujarnya.

Bahan makanan untuk program ini sebagian besar bersumber dari UMKM Lokal Minahasa Utara, dengan tujuan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Anggota DPRD Minahasa Utara, Novi Paulus, menyampaikan dirinya dukungan penuh program-program Pemerintah Pusat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis tersebut.

“Program ini adalah prioritas Pemerintah Pusat yang langsung menyentuh masyarakat, terutama anak-anak. Karena itu, kami di DPRD siap mengawal agar program ini berjalan tepat sasaran,” ucap Novi.

Acara grand opening ini turut dihadiri Anggota DPRD Antoni Pusung, Camat Kalawat Octavianus Dondokambey, Hukum Tua Desa Maumbi, Babinsa, serta para relawan dan undangan lainnya.

Dengan diresmikannya SPPG Maumbi Kalawat, Minahasa Utara semakin memperkuat langkah menuju daerah bebas stunting dan masyarakat sehat bergizi seimbang. (ndy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.