HSN,MANADO – BI Sulut laksanakan Refreshment Wartawan yang dirangkaian dengan Kick Off 3nd Festival Jurnalistik tahun 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Joko Supratikto serta 37 Wartawan ekonomi di Sulawesi Utara. Kamis, (26/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas wartawan dalam menyajikan pemberitaan terkait perkembangan ekonomi, meliputi kebijakan Bank Indonesia terkini dan isu yang sedang berkembang terkait industri keuangan digital.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima sejumlah materi strategis. Materi pertama disampaikan oleh Joko Supratikto mengenai perkembangan perekonomian Sulut terkini serta strategi pengendalian inflasi menjelang Ramadan.
Materi kedua dibawakan oleh Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sulut, Mario Iroth, tentang literasi dan edukasi pasar modal serta peran pasar modal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selanjutnya, Departemen Komunikasi BI Pusat memaparkan kebanksentralan dan peran media sebagai sarana diseminasi kebijakan BI.
Materi berikutnya disampaikan Pemimpin Redaksi Kumparan Bisnis terkait penguatan profesionalisme dan kredibilitas jurnalisme di era digital melalui best practice peliputan ekonomi dan bisnis. Sesi terakhir menghadirkan influencer lokal yang membahas harmoni peran dalam membangun kepercayaan publik.
Dalam sambutannya, Joko Supratikto menegaskan kegiatan ini bertujuan memperbarui sekaligus meningkatkan pemahaman jurnalis terhadap program dan kebijakan Bank Indonesia, termasuk aspek kebanksentralan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan rekan-rekan jurnalis mendapatkan update yang komprehensif terkait kebijakan Bank Indonesia. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat membentuk opini publik yang positif,” ujar Joko.
Ia juga menekankan pentingnya ruang kolaborasi dan komunikasi publik antara BI dan media. Menurutnya, sinergi yang kuat akan mendukung efektivitas penyampaian kebijakan kepada masyarakat.
Terkait Festival Karya Jurnalistik 2026, Joko berpesan agar para jurnalis menghadirkan karya berkualitas yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap karya-karya jurnalistik yang dihasilkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di Sulawesi Utara,” pungkasnya. (ndy)






