Ribuan Pelajar, Guru, dan Masyarakat Memadati Lapangan Kantor Gubernur Sulut : Gebrak Pendidikan Lewat Senam Anak Indonesia

oleh -1302 Dilihat
oleh
HSN,MANADO – Ribuan pelajar, guru, dan masyarakat Sulawesi Utara memadati Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara pagi ini, Jumat (26/9), dalam gelaran akbar “Senam Anak Indonesia”.
Acara yang penuh semangat ini tidak hanya menjadi ajang kebugaran massal, namun juga simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan visi pendidikan holistik dan mempersiapkan “Generasi Emas” Indonesia.
Kehadiran langsung Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti, menggarisbawahi komitmen serius terhadap masa depan pendidikan di Bumi Nyiur Melambai.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memiliki komitmen penuh untuk mendukung wajib belajar 12-13 tahun. “Kami bertekad meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menyeimbangkan kecerdasan dengan kesehatan melalui gaya hidup aktif,” ujar Gubernur.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Menteri Abdul Mu’ti membawa optimisme baru bagi dunia pendidikan di Sulut, sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan kekayaan daerah kepada rombongan dari berbagai wilayah. “Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini akan semakin mendorong peningkatan indeks pembangunan manusia, khususnya di sektor pendidikan,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat masyarakat Sulawesi Utara. Ia menjelaskan bahwa “Senam Anak Indonesia” merupakan bagian integral dari program nasional “Pagi Ceria”, sebuah inisiatif kolaboratif tiga kementerian: Kemendikdasmen, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Agama.
“Rangkaian Pagi Ceria ini meliputi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan senam anak hebat, doa bersama, dan kemudian pembelajaran. Program ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden untuk menyiapkan generasi yang sehat, tangguh, dan unggul,” papar Menteri Mu’ti. Ia juga menekankan pentingnya pola makan bergizi yang berbasis pangan lokal khas Sulawesi Utara, sembari mengingatkan bahaya konsumsi makanan cepat saji yang dapat mengikis potensi generasi muda.
Dukungan pemerintah pusat, lanjut Menteri Mu’ti, akan diwujudkan melalui berbagai program strategis. Ini mencakup revitalisasi sekolah, penguatan pembelajaran berbasis teknologi seperti deep learning, pengenalan coding dan kecerdasan buatan (AI) sejak dini, hingga pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang komprehensif. “Semangat belajar anak-anak adalah kunci utama lahirnya generasi berprestasi. Harapan kami, semangat itu terus tumbuh subur di Sulawesi Utara,” pungkasnya, memotivasi ribuan peserta.
Sorak riang dan antusiasme yang membahana dari ribuan peserta pagi itu menjadi bukti nyata bahwa Sulawesi Utara siap menjadi panggung lahirnya generasi emas Indonesia yang cerdas, sehat, dan berdaya saing global, didukung penuh oleh kolaborasi harmonis antara pemerintah pusat dan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.