Kedatangan Wagub Victor Mailangkay Disambut Hangat Dengan Nuansa Budaya Sahinge

oleh -135 Dilihat
oleh
Tiba di Pelabuhan Sangihe, Wagub Victor disambut dengan Adat Tulude. Foto Istimewa.

HSN,SANGIHE – KM Mercy Teratai yang membawah Wagub Victor Mailangkay, disambut dengan protokol kehormatan oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari. Suasana Pelabuhan Tahuna terpancar penuh kedalaman budaya dan kehangatan kekeluargaan saat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe meriahkan. Turut menghiasi acara tersebut adalah jajaran Forkopimda, Pejabat Daerah serta Tokoh Adat yang mengenakan Busana Tradisional khas Sangihe dengan Ornamen yang memukau. Sabtu, (31/01/2026).

Kedatangan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, kehadiran figur nomor dua di Provinsi Sulut menjadi tonggak penting dalam rangka menghadiri Upacara Adat Tulude sekaligus meramaikan puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-601 Daerah yang terletak di Wilayah Nusa Utara ini.

Prosesi penyambutan yang dilaksanakan  melalui rangkaian upacara adat menjadi bentuk  penghormatan tertinggi bagi tamu kehormatan, sekaligus menunjukkan  bagaimana nilai-nilai budaya menjadi landasan dalam hubungan  antarlembaga. Kehadiran Wagub dinilai  sebagai simbol nyata sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam membangun  dan mengembangkan wilayah  perbatasan yang kaya akan potensi.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur  menyampaikan apresiasi mendalam  kepada seluruh masyarakat Sangihe yang konsisten menjaga dan  melestarikan tradisi leluhur di Bumi Tampungang Lawo. “Perayaan tahun ini  memiliki makna yang lebih istimewa, mengingat Kabupaten Kepulauan Sangihe kini telah melangkah lebih dari enam abad dalam perjalanan sejarah  membangun daerah yang penuh martabat,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran  dirinya dan rombongan merupakan bentuk dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi terhadap upaya  pelestarian nilai-nilai luhur masyarakat setempat. “Tulude bukan sekadar sebuah seremoni tahunan, melainkan identitas budaya yang menjadi kekuatan sinergi bagi kita semua untuk maju bersama,” tegas Wagub di sela-sela prosesi penjemputan yang penuh khidmat.

Setelah menyelesaikan rangkaian prosesi penyambutan, Wagub beserta rombongan akan melaksanakan sejumlah agenda pendamping sebelum berangkat ke lokasi utama pelaksanaan Upacara Adat Tulude yang akan digelar pada malam hari ini.

Upacara Adat Tulude sendiri adalah tradisi tahunan masyarakat Sangihe yang sarat akan makna filosofis, antara lain:

  • Ucapan Syukur: Sebagai wujud terima  kasih yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkah yang telah diberikan sepanjang tahun.
  • Refleksi Diri: Momentum untuk  menanggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat dan memohon petunjuk  untuk memasuki periode baru dengan  semangat yang lebih baik.
  • Solidaritas dan Persaudaraan: Sarana  untuk mempererat tali silaturahmi  antarwarga dan menjaga keharmonisan sosial yang kokoh.

(ndy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.