HSN,BANDUNG – Berbagai program dan terobosan Pemerintah Kota Manado terus menuai perhatian dari luar negeri. Setelah, keberhasilan Wali Kota Andrei Angouw mengikuti kegiatan ASEAN-China (Qingdao) Event of Economic and Trade Cooperation and People-to-People Exchanges di Qingdao China kemarin, Kamis (25/7/2024) hari ini Kota Manado resmi menjadi anggota terbaru Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP).
Ini dibuktikan dengan penandatanganan MoU, pada Selasa (23/07/2024), di Kota Bandung, Jawa Barat. MUFPP adalah perjanjian Internasional antarkota yang berkomitmen untuk mengembangkan sistem pangan yang berkelanjutan, inklusif, berketahanan, aman dan ramah iklim yang menyediakan pangan sehat dan terjangkau bagi semua dan telah diikuti oleh lebih dari 200 kota di dunia.

Sehari sebelumnya, para peserta dari berbagai negara telah dijamu dengan makan malam di Pendopo Kota Bandung. MUFPP adalah perjanjian internasional antarkota yang berkomitmen untuk mengembangkan sistem pangan yang berkelanjutan, inklusif, berketahanan, aman dan ramah iklim yang menyediakan pangan sehat dan terjangkau bagi semua dan telah diikuti oleh lebih dari 200 Kota di Dunia.
Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang menghadiri langsung kegiatan bertaraf Internasional tersebut. Menurut Sualang, Kota Manado menjadi perhatian khusus MUFPP ketika menjalankan program Farming Kintal AARS.
“Kota Manado sendiri menjadi perhatian MUFPP lewat Program Urban Farming Kintal AARS, melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado yang berhasil menjaga ketahanan pangan,” kata Sualang.

Sualang mengaku bangga bisa masuk menjadi anggota MUFPP. “Tentunya mami sangat bangga dengan masuknya secara resmi Kota Manado menjadi anggota MUFPP. Dengan masuknya Kota Manado ini tentu juga mendapatkan pengakuan Internasional. Melalui kolaborasi ini, kami berharap nantinya dapat saling bertukar ide dan gagasan dalam hal ketahanan pangan dunia,” tutupnya.






