Organisasi Penggiat Alam Terbuka “Spizaetus” Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti

oleh -1037 Dilihat
oleh

Hariansulutnews.co.id | Bitung – Memaknai bulan suci ramadhan organisasi Himpunan Penjelajah Alam Terbuka Spizatus berbagi kebahagiaan bersama dengan anak-anak panti, di Panti Asuhan Al Muhtadien Bitung. Sabtu, (06/04/2024)

Dalam berlangsungnya kegiatan Organisasi Hpat Spizaetus diketahui menyerahkan santunan (bahan pokok) kepada anak-anak panti asuhan yang di rangkaikan dengan buka puasa bersama anak-anak panti .

Asry Ilahude selaku Panitia pelaksana mengatakan bahwa kegiatan dalam bulan suci ramadhan ini merupakan salah satu rangkaian agenda dalam Program Kerja Tahunan organisasi Hpat Spizatus yang menjadi momen pas untuk dapat bersentuhan langsung bersama anak-anak Panti dan berbagi kebahagiaan

“Buka puasa bersama anak-anak ini sebagai bentuk berbagi kebahagiaan dalam suasana bulan suci ramadhan, dan kegiatan ini juga adalah agenda Program Kerja Tahunan organisasi Hpat Spizatus, untuk dapat bersentuhan langsung dengan anak-anak panti,” Ujar Asry

Kegiatan berbagi kebahagiaan dengan anak panti ini dilaksanakan dalam rangka semarak bulan suci Ramadhan dengan mengusung tema “Salah Satu Kebahagiaan Adalah Dengan Berbagi”.

Kepala Panti Asuhan Al Muhtadien Bitung, Bpk M. Taufikurrahman dalam sambutannya mengatakan sangat bertrimakasih kepada seluruh anggota organisasi Hpat Spizaetus atas kedatangan serta kunjungan maupun berbagi, dan berbuka puasa bersama dengan anak-anak Panti Al-Muhtadien Bitung.

“Terimakasih atas kedatangan dan kunjungan dari organisasi Hpat Spizaetus ke panti Al-Muhtadien yang sudah berbagi kebahagiaan dan berbuka puasa bersama dengan anak-anak disini,” Kata kepala panti

Sementara itu, Kepala Panti Asuhan Al Muhtadien Bitung, Bpk M. Taufikurrahman juga menyampaikan tentang keutamaan bersedekah yang menjadi amalan mulia yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW serta membahas pentingnya membiasakan diri dalam bersedekah untuk mencari ridhio Allah SWT.

“manusia merupakan makhluk paling lemah di mata Allah, apa yang kita miliki ada hak sebagian anak yatim, kegiatan yang dilakukan kemudian dilandasi keikhlasan,  itu dapat bernilai ibadah,” ungkapnya.

(KifliPolapa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.