HSN,JAKARTA – Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo mengatakan pentingnya figur kabinet mendatang berisi orang-orang yang memiliki kompetensi mumpuni, berintegritas baik, dan memiliki total loyalitas.
Hal tersebut penting mengingat tantangan dunia ke depan atas berbagai krisis akibat perang dan bencana alam akan mempengaruhi kenyamanan dalam negeri. “Para pembantu presiden nanti harus mampu bekerja 1 kali 24 jam selama 365 hari dalam lima tahun sepanjang 2024-2029 mendatang.
Baik itu Presiden Prabowo pilih dari partai politik maupun profesional,” kata Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (12/4/2024). Ketua DPR-RI ke-20 ini menjelaskan, para anggota kabinet mendatang harus bisa untuk mengawal dan melaksanakan kebijakan Presiden Prabowo dengan baik.
“Saat ini, seluruh komponen bangsa bersatu dan berbuat baik untuk bangsa dan negara. Apalagi kita saat ini berada di tengah ancaman depresi ekonomi dunia yang pasti akan mempengaruhi situasi perlindungan dan keamanan Indonesia,” ucapnya.

“Terbukti, setiap kegaduhan politik cenderung lebih banyak akan merusak stabilitas ekonomi dan sosial Indonesia,” jelas Bamsoet. Bahkan, Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini juga mendukung rencana penerbitan beberapa kementerian yang selama ini merangkap.
Seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi Kementerian yang terpisah. Lalu, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) dan lain-lain.
“Pembantu presiden nanti harus memiliki semangat baru, kolektif kerja baru, dan nomenklatur kementerian baru, tantangan baru, tetapi tetap dibaluti dengan kedalaman strategi kombinatif, penerus kebijakan Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin hari ini,” pungkas Bamsoet. (bbc/axm)







