HSN,MANADO – Perubahan yang terjadi di Kota Manado dibawah kepemimpinan Andrei Angouw-Richard Sualang dinilai cukup signifikan. Meski hanya menjabat tiga tahun.
Hal itu diungkapkan Umar Maliki, Tokoh Masyarakat Karame. Menurutnya, yang terlihat saat ini bukan hanya pembangunan fisik saja.
Tapi bagaimana AARS melakukan penggalangan, menjadikan umat bersatu tanpa melihat agamanya, sukunya, status sosialnya.
“Bagi kami, AARS adalah pemimpin yang betul-betul menyatukan seluruh masyarakat Kota Manado. Baik itu soal agama, suku, kepercayaan,” kata Umar.
Dia menjelaskan, pembangunan ini bukan cuma soal pembangunan fisik. Sebab, apa arti pembangunan fisik yang merata, tapi pembangunan umat manusianya tak tersentuh. “Dan itulah yang kami rasakan tiga tahun ini,” tegasnya.
Calon Wali Kota Manado, Andrei Angouw pada beberapa kesempatan bertemu warga Manado selalu memberikan imbauan agar tidak terprovokasi maupun saling mengejek.
“Tak usah berkelahi atau saling mengejek. Jalani Pilkada dengan riang gembira,” imbaunya.
Secara posisi saat ini survey AARS di sekitar 57 persen. Dan itu bukalah survey abal-abal. Untuk itu dirinya tak pernah bosan mengingatkan masyarakat, terlebih pendukung AARS agar tidak blunder.
“Jadi, kalau kita cukup teduh dan tidak saling memanas, saya cukup yakin 90 persen sudah menang. Jangan sampai kita blunder. Apa lagi kalau berkelahi.
Kalau ada apa-apa, atau provokasi, tak usah ditanggapi. Baiknya menghindar saja. Lebih baik sampaikan saja pada masyarakat apa yang AARS sudah lakukan,” pungkasnya.






