RW 006 Sarongsong II Airmadidi Gelar Tulude, Joseph Dengah : Tradisi Kuat Jaga Persatuan

oleh -1487 Dilihat
oleh

HARIAN SULUT NEWS, MINUT – Etnis Sangihe di RW 006 Kelurahan Sarongsong II Kecamatan Airmadidi Minut menggelar Pesta Adat Tulude Jumat, (31/01/2025) di Sirkuit Motocros Kelurahan Sarongsong II.

Tradisi menggelar Tulude setiap tahun digelar oleh warga RW 006 Kelurahan Sarongsong II yang merupakan ungkapan syukur telah melewati tahun yang lama sekaligus memohon berkat dan perlindungan ditahun yamg baru.
Acara ini mendapat atensi khusus dari Bupati Minahasa Utara Joune Ganda SE MAP MM M.Si dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung SH MH.

Joune Ganda menyatakan apresiasi yang dalam serta terima kasih kepada penyelenggara Pesta Adat Tulude dimana tradisi dan kekayaan budaya dari negeri Nusa Utara tetap dipelihara dan dilestarikan meskipun pelaku-pelakunya ada di tanah Minahasa.

Terlaksananya acara Tulude RW 006 Sarongsong II ini tidak lepas dari upaya Anggota Dewan Minut Joseph Dengah sebagai ketua panitia sehingga kegiatan ini sukses terlaksana.

“Latar belakang sehingga kami mengusulkan RW 006 ini, mengingat 90 persen warga RW ini terdiri dari etnis Sangihe dan Talaud, yang setiap tahun tetap memelihara budaya menggelar pesta adat Tulude meskipun melalui swadaya masyarakat.

Saya orang Minahasa tapi saya sangat menghargai tradisi etnis Nusa Utara ini. Olehnya saya berupaya membantu agar acara ini dapat terselenggara dengan baik,” ucap Anggota Dewan Minut empat periode ini yang adalah pemerhati budaya Minut.

Di sisi lain, Anggota Dewan Minut , Estrela Tacoh, S.E. yang ikut hadir menyatakan rasa bangganya akan pelaksanaan Tulude oleh RW-006 dimana kekerabatan, kerukunan dan kekeluargaan yang berlandaskan gotong-royong sangat terlihat di tengah warga.

“Melalui prosesi adat ini sangat terlihat kegotong royongan warga Nusa Utara yang menjiwai pelaksanaan acara syukur dan doa ini,” tutur salah satu personil Fraksi Golkar Dewan Minut ini.

Sebelumnya acara diawali dengan pembacaan surat ijin keramaian oleh Ketua RW-006 Yulius Adatunaung. Selanjutnya ibadah syukur dan doa diiimpin oleh Pdt. Berty Kambey M.Th.

Dalam pantauan media ini, acara Tulude ini berlangsung cukup meriah dan penuh khidmat(khusuk dan tenang) karena sarat pesan-pesan moral dari para leluhur yang disampaikan lewat penampilan Grup Masamper dan Tarian adat Gunde oleh putra dan putri Nusa Utara.

Tarian adat Gunde yang dibawakan sambil bernyanyi diiringi Tagonggong(jenis alat musik tradisional khas Nusa Urara dimainkan oleh para orang tua yang mengandung pesan menyambut petinggi negeri.

Pada prosesi puncak, dilakukan pemotongan kue tamo(kue khas Nusa Utara yang dibuat berbahan beras ketan, santan dan gula aren) oleh pemuka adat yang sebelumnya menyampaikan doa dan pesan-pesan spiritual yang digali dari petuah-petuah leluhur, disampaikan dengan bahasa Nusa Utara.

Warga RW 006 dan para undangan kemudian larut dalam tarian sukacita seusai acara.
Hadir juga dalam Tulude ini, Camat Airmadidi Rocky Tangkulung, Lurah Sarongsong II.

(Rubby Worek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.