Pemkab Bolsel Dorong Percepat Transformasi Digital dan Peningkatan PAD

oleh -1323 Dilihat
oleh

HSN,BOLSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mendorong percepatan transformasi digital di sektor keuangan daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menghelat High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Gebyar Pajak Bolsel 2025.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut) dan PT Bank SulutGo itu berlangsung, pada Kamis (8/5/2025) di Kompleks Perkantoran Panango.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, dan Sekretaris Daerah Marzanzius Arvan Ohy.

Kegiatan tersebut menjadi momentum dalam mendukung implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui modernisasi sistem perpajakan, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Dalam laporannya, Kepala BPKPD Lasya Mamonto, menyampaikan bahwa realisasi penerimaan PBB tahun 2024 telah mencapai 100 persen dan penetapan PBB tahun 2025 meningkat sebesar 39 persen dibanding tahun sebelumnya.

Hal ini didorong oleh penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) berdasarkan hasil survei Zona Nilai Tanah (ZNT), sejalan dengan amanat UU Nomor 1 Tahun 2022.

Bupati Bolsel dalam sambutannya menyampaikan bahwa digitalisasi pajak telah mulai memberikan hasil nyata dalam optimalisasi penerimaan dan peningkatan layanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam pembayaran dan adanya kenaikan penggunaan QRIS. “Kita lihat, pembayaran dengan QRIS sudah mulai banyak digunakan di Bolsel,” ujar bupati.

Sementara itu, Ircham Andrianto Taufick, Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Sulut menyebut nilai indeks ETPD Bolsel berada di angka 95,2 persen pada semester II 2024.

“Meningkat 6,9 persen dibanding semester sebelumnya dan menjadi kenaikan tertinggi di Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, capaian PAD Bolsel 2024 melampaui target hingga 109,46 persen dari pagu. “Digitalisasi terbukti memperluas basis pajak dan mendukung kenaikan PAD,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan implementasi ETPD, Pemkab Bolsel melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Bank SulutGo Cabang Dumaligo terkait Rekening Kas Umum Daerah, meluncurkan kanal pembayaran PBB melalui Tokopedia, serta Gelar Pangan Murah (GPM) dengan pembayaran menggunakan QRIS.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi terkait cara pembayaran menggunakan QRIS dan Cinta Bangga Paham Rupiah, serta penyerahan penghargaan kepada Wajib Pajak, Desa, dan Kecamatan terbaik.

Melalui kegiatan ini, Bolsel menegaskan komitmennya untuk menjadi daerah yang mendukung digitalisasi pajak di Sulawesi Utara.

Sinergi antara pemerintah daerah, otoritas keuangan, dan lembaga perbankan diyakini akan terus mendorong peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan sistem keuangan digital yang inklusif dan transparan. (*/ndy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.