HSN,MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dibawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay memastikan mendukung pelaksanaan ibadah haji dengan menyalurkan bantuan operasional sebesar Rp. 2,6 miliar kepada 687 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Sulut.
Kepastian ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulut, Vera Maya Pinontoan.
Kata Pinontoan bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap warga yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
“Semoga bantuan ini menjadi berkah dan meringankan beban para jamaah dalam menjalankan ibadah haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi,” ujar Pinontoan.
Nantinya proses penyaluran, lanjut dia, akan disalurkan melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) secara by name by address. ”Ini dilakukak guna memastikan keakuratan dan ketepatan sasaran,” tukasnya.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulut, Ulyas Taha, membenarkan penyaluran dana tersebut. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan haji secara optimal, aman, dan manusiawi.
Tak hanya dari pemerintah provinsi, para CJH juga menerima dana tali kasih dari masing-masing pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi sekaligus keringanan bagi para jamaah dalam menjalankan ibadah suci.
Berikut rincian alokasi bantuan dana tali kasih dari Pemkab/Pemkot:
Kebijakan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang memberikan mandat kepada pemerintah daerah untuk turut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan ibadah haji, termasuk melalui pemberian bantuan dan fasilitas.
Sebagai bentuk pelayanan maksimal, enam orang petugas asal Sulawesi Utara telah dinyatakan lolos seleksi dan ditugaskan sebagai bagian dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi tahun 2025. Mereka akan mendampingi dan melayani jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, mulai dari kedatangan hingga kepulangan.
Berikut nama-nama petugas haji asal Sulut:
Wahyudin Ukoli – Kepala Sektor 9 Makkah
Camelia Malabar – Layanan Konsumsi, Sektor 4 Makkah
Fulana Rumbayan – Layanan Konsumsi, Sektor 9 Makkah
Moh. Makmur – Petugas Sektor 1 Bandara
Buyung S. Age – Petugas Sektor 2 Bandara
Fahreza Qodri Hamadi – Petugas Sektor 1 Bandara
Kakanwil Kemenag Sulut, Ulyas Taha, menegaskan bahwa seluruh petugas telah melalui pelatihan intensif sesuai standar Kementerian Agama dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah. (*)








