Salut dengan Kepsek SMANIX Manado Hendra Massie, Penamatan 781 Siswa Tanpa Biaya

oleh -1683 Dilihat
oleh

HSN,MANADO – Momen kenangan siswa bersama orang tua dan guru-guru SMA N 9 Manado dipusatkan di auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dengan penuh kesederhanaan.

Dimana orangtua tidak mengeluarkan uang untuk pembiayaan penamatan. Betapa tidak, demi kegiatan tersebut, kepala sekolah (kepsek) Hendra Massie SPd, rela merogoh uang pribadi untuk disumbangkan.

Karena, berkaitan dengan penamatan, sekolah dilarang untuk melakukan pungutan. “Ada 781 siswa yang dinyatakan lulus, dan 99 persen mengikuti acara penamatan.

Tetapi yang lainnya tidak hadir karena sudah diterima di perguruan tinggi di Singapura,” ungkapnya di sela-sela penamatan, Senin (19/05/2025).

Menurut Massie, sumbangan dana pribadi itu berasal dari bonus sebagai pelatih karate Pekan Olahraga Nasional (PON) yang berhasil meraih kemenangan. “Itu uang pribadi dari bonus PON, untuk sewa gedung yang tidak sampai 10 juta,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan untuk acara penamatan, pihak sekolah telah meminta izin terlebih dahulu, dengan menyurat kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulut.

“Satu sen pun tidak ada pungutan kepada siswa. Jadi siswa tidak mengeluarkan anggaran sama sekali,” tukasnya.

Dia menambahkan bahwa sekolah juga tidak mengeluarkan anggaran, dalam hal ini Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Tidak ada dana BOS yang dipakai,” imbuhnya.

Agenda penamatan yang dilangsungkan, lebih cenderung pada kebersamaan.

Tepatnya sebagai apresiasi atas kerja keras dan perjuangan siswa yang diakhiri dengan manis melalui seremonial dengan menghadirkan orang-orang terdekat siswa. Dalam hal ini, orang tua siswa.

Massie berharap lulusan SMA Negeri 9 dapat lebih fokus untuk melanjutkan studi atau kuliah. “Bagi yang akan lanjut bekerja, silahkan fokus pada bidangnya,” tutur Massie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.