DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna: Sambutan Gubernur sampaikan Dukacita Banjir Siau Timur

oleh -879 Dilihat
oleh

HSN,MANADO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD dan Laporan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025, sekaligus membuka Masa Persidangan Kedua Tahun 2026.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sulut Dr Fransiscus Andi Silangen, S.pB KBD didampingi Wakil Ketua Royke A Anter, SE., ME dan Stela Runtuwene, AMd;Sek. Selasa, (06/01/2026)

Dihadiri Wakil Gubernur Sulut Dr J Victor Mailangkay SH MH yang membacakan sambutan dari Gubernur Sulut.

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulut. Dedikasi serta kerja keras dalam mengawal aspirasi rakyat disebut sebagai pilar utama keberhasilan pembangunan daerah.

“Kita semua sadari, aspirasi rakyat adalah kompas pembangunan kita,” ujar Wagub dalam sambutan yang dibacakan.

Sementara itu, suasana rapat juga diwarnai kesedihan terkait bencana alam banjir bandang yang melanda Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Wagub menyampaikan dukacita dan rasa empati mendalam, mengungkapkan bahwa musibah tersebut telah menimbulkan korban jiwa, orang hilang, serta dampak ekonomi dan psikologis bagi masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya maksimal dan bersinergi dengan pemerintah kabupaten serta seluruh elemen terkait untuk penanganan darurat, pencarian korban, dan pemulihan pascabencana yang cepat dan tepat,” jelasnya.

Wagub juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para korban dan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dan ketabahan.

Wagub juga menyampaikan rasa bangga pemerintah provinsi terhadap kinerja DPRD Sulut yang menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan bukan sebagai tugas rutin, melainkan instrumen akselerasi untuk mewujudkan visi “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.

Laporan yang disampaikan disebut bukan sekadar dokumen administratif, melainkan menyimpan harapan dan aspirasi rakyat yang menjadi dasar kebijakan publik tepat sasaran.

“Setiap rupiah anggaran dan setiap butir regulasi yang kita lahirkan harus sepenuhnya berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Wagub menegaskan arah pembangunan Sulut tahun 2026 yang telah digariskan jelas, yaitu “Penguatan Sumber Daya Manusia, Agrobisnis, dan Pariwisata yang Didukung oleh Regulasi dan Inovasi”. Investasi pada kualitas SDM, optimalisasi potensi agrobisnis dan pariwisata, serta regulasi adaptif dengan semangat inovasi menjadi fokus utama yang diharapkan menjadi panduan dalam menyusun program kerja masa persidangan baru.

“Mari kita jadikan tahun lalu sebagai batu loncatan agar performa kita di tahun 2026 menjadi jauh lebih baik lagi. Bekerja keras, tulus, dan cerdas demi menorehkan prestasi bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.