DPRD Sulut Apresiasi Ketua TP-PKK Anik Yulius Selvanus Luncurkan 5 Program Seru

oleh -138 Dilihat
oleh

HSN,MANADO – Beragam langkah konkret dijalankan TP-PKK Sulut guna capai target penurunan angka stunting. Tak hanya mendistribusikan asupan bergizi, Ketua TP-PKK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus juga menjalankan serangkaian program konkret yang menyentuh berbagai aspek dalam memerangi stunting di Bumi Nyiur Melambai. Berikut adalah program-program utama yang telah dan sedang digagas:

  1. PROGRAM “SUSU UNTUK ANAK SEHAT” & MAKANAN TAMBAHAN BERGIZI Program ini menjadi tonggak utama, dengan distribusi rutin susu bubuk dan makanan tambahan seperti telur, telur puyuh, serta sayuran segar ke lebih dari 500 desa di seluruh Sulut. Khusus untuk wilayah pelosok seperti Minahasa Utara, Bolaang Mongondow Timur, dan Kepulauan Sangihe Talaud, Ibu Anik bahkan langsung turun ke lokasi untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.
  2. “POSYANDU GO DIGITAL” – OPTIMASI LAYANAN DI TINGKAT DESA Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sulut, TP-PKK meluncurkan program ini untuk mempermudah pendataan dan pemantauan pertumbuhan balita. Setiap posyandu diberikan akses aplikasi khusus yang bisa mencatat berat badan, tinggi badan, dan riwayat kesehatan anak secara real-time, sehingga kasus risiko stunting bisa terdeteksi lebih dini.
  3. PELATIHAN KEPALA KELUARGA TENTANG GIZI SEIMBANG Tak hanya memberikan bantuan materi, Ibu Anik juga mendorong pelaksanaan pelatihan rutin bagi orang tua dan kader masyarakat tentang cara menyusun menu makanan sehat dan bergizi dengan bahan lokal yang mudah didapat. Hingga kini, sudah lebih dari 10.000 kepala keluarga yang mengikuti pelatihan ini di seluruh provinsi.
  4. GERAKAN “KEBUN SAYURAN KELUARGA” Untuk memastikan keberlanjutan asupan gizi, TP-PKK Sulut juga mengajak masyarakat untuk membuat kebun sayuran di pekarangan rumah. Bantuan bibit sayuran dan pupuk organik diberikan secara cuma-cuma, dengan target setiap keluarga memiliki setidaknya 3 jenis sayuran yang bisa dipanen sendiri.
  5. PENGAWASAN MASYARAKAT MELALUI “TIM CEGAH STUNTING DESA” Di setiap desa, Ibu Anik mendorong pembentukan tim khusus yang terdiri dari kader PKK, petugas kesehatan, dan tokoh masyarakat. Tugas tim ini adalah melakukan kunjungan rumah secara berkala untuk memantau pertumbuhan anak dan memberikan edukasi langsung kepada orang tua.

“Semua program ini dirancang agar tidak hanya memberikan bantuan sementara, tapi juga membangun kapasitas masyarakat sendiri untuk bisa menjaga kesehatan dan gizi anak-anak mereka,” ujar salah satu kader PKK yang mengikuti kegiatan bersama Ibu Anik di Minahasa Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.