Manfaat Dandes, Panen Padi Ladang Desa Koltem Dukung Program Astacita Presiden Prabowo Bangun Ketahanan Pangan

oleh -129 Dilihat
oleh

HARIAN SULUT NEWS, MINUT – Pemdes Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat menggelar panen padi ladang untuk ikut mendukung ketahanan pangan melalui pembiayaan dana desa tahun 2025 Jumat, (23/01/2026) di Desa Kolongan Tetempangan jaga IX.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Minut Joune Ganda yang diwakili oleh Asisten I Pemerintahan Umbase Mayuntu. Kadis Pertanian Bertha Katuuk dan Camat Kalawat Agustinus Dondokambey SSTP.

Umbase Mayuntu dalam sambutannya mengatakan, panen padi ladang ini merupakan program untuk mendukung astacita Presiden RI Prabowo untuk penguatan ketahanan pangan nasional melalui dana desa.

“Pemerintah RI telah menjamin harga dua komoditi yakni padi atau gabah kering Rp. 6.500/kg dan jagung Rp.5.500/kg. Dua komoditas ini merupakan komoditas andalan yang akan mendukung ketahanan pangan nasional, selain komoditas lainnya seperti kedelai dan cabe,” tukas Mayuntu sambil mengapresiasi inisiasi Pemdes Koltem yang sukses melakukan panen padi ladang melalui pemanfaatan dana desa.

Selain itu, menurut Mayuntu, warga Minut diajak untuk memanfaatkan lahan kosong yang terlantar, karena tidak perlu kuatir komoditas padi dan jagung tidak bisa dipasarkan.

“Selain menjamin harga, pemerintah juga sedang membangun gerai-gerai Koperasi Merah Putih yang nantinya bisa membeli hasil pertanian dari petani apabila terjadi over produksi,” kata Umbase.

Kesempatan yang sama, Pejabat Hukum Tua Desa Koltem Renny Theodora Onthony dalam laporannya mengatakan, kegiatan panen padi ladang ini merupakan satu dari giat pemanfaatan dana desa yang dilakukan Pemdes Kolongan Tetempangan untuk mendukung program pemerintah RI mencapai swasembada pangan.

“Kegiatan ini dibiayai oleh dana desa tahun. 2025 sebesar Rp. 28.130.000 dimana ini sesuai dengan arahan Pak Bupati Joune Ganda untuk ikut mendukung program pemerintah RI mencapai swasembada pangan nasional lewat dana desa yang diberikan oleh pemerintah,” terang Onthony.

Dirinya mengaku berterima kasih kepada seluruh elemen terkait yang terlibat diantaranya pemilik lahan, pengelola dan penanggung jawab pekerjaaan Agus Manginsihi dan Christoforus Mangundap, penyuluh pertanian, pendamping desa dan kecamatan, perangkat desa dan tokoh masyarakat.

Sementara itu, Agus Manginsihi, penanggung jawab program penanaman padi ladang megaku, kegiatan ini dimulai pada September 2025, yang diawali dengan proses land clearing, penyemaian bibit, penanaman, perawatan, dan menjaga buah padi dari hama burung.

“Jenis padi yang ditanam adalah Inpari 42 yang ditanam di lahan kurang lebih 1.5 hektar. Mulai dari penanaman sampai dengan panen memakan waktu kurang lebih 4 bulan sejak bulan oktober,” terang Manginsihi.

“Padi Inpari 42 Agritan GSR(sifatnya ramah lingkungan) ini memiliki produktifitas tinggi, tekstur nasi pulen, tahan rebah dan lebih hemat pupuk,” imbuh Christoforus Mangundap.

Ikut hadir dalam panen padi ladang tersebut, Staf Khusus Bupati Drs Denny Wowiling, Ketua BKSAUA Koltem Pdt. Yanni Tewu Matulandi M.Th yang memimpin doa syukur, BPD Koltem, Penyuluh Pertanian Kecamatan Minut, Staf Kantor Kecamatan, pendamping profesional desa dan kecamatan, Babinkamtibmas mewakili Kapolsek Airmadidi Bripka Yudianto Paraeng, Babinsa 1310-06 Airmadidi mewakili Danramil, tokoh masyarakat dan perangkat Desa Koltem. (Rubby Worek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.