HSN,GORONTALO – Gorontalo, 10 Februari 2026 – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Gorontalo menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas melalui kegiatan dzikir bersama dan penyaluran bantuan sosial dalam Program Pilar Sosial. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (2/2) di Aula Kantor PLN UP3 Gorontalo sebagai bagian dari pembuka rangkaian kegiatan sosial tahun 2026.
Sebanyak 50 anak yatim dari beberapa kelurahan di Kota Gorontalo menerima bantuan berupa paket sembako, perlengkapan belajar, dan santunan uang tunai. Anak-anak yatim tersebut berasal dari Kelurahan Tenilo, Tanjung Kramat, Telaga Jaya, dan Pulubala. Selain itu, YBM PLN Gorontalo juga menyalurkan bantuan berupa kaki palsu kepada seorang penyandang disabilitas fisik sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menyampaikan bahwa program sosial YBM PLN merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“PLN tidak hanya hadir dalam pelayanan kelistrikan, tetapi juga membawa nilai kepedulian sosial. Program YBM ini menjadi bentuk komitmen kami untuk terus memberi manfaat dan memperkuat hubungan dengan masyarakat,” ungkap Usman.
Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran PLN di tengah masyarakat, khususnya dalam menearkan nilai kepedulian dan kebersamaan.
“Melalui Program Sosial YBM PLN, kami ingin berbagi kebahagiaan serta memberikan semangat kepada anak-anak yatim dan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan manfaat bagi semua,” ungkap Hardi.
Apresiasi atas kegiatan tersebut disampaikan oleh perwakilan Kelurahan Tanjung Kramat, Ronal Ngiu selaku Kepala Seksi Pemerintahan dan Trantibum. Ia menilai kegiatan sosial yang dilaksanakan YBM PLN Gorontalo memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayahnya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak yatim. Kami berharap program sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Erik Pakaya, penyandang disabilitas penerima bantuan kaki palsu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh YBM PLN Gorontalo.
“Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk kembali beraktivitas dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Terima kasih kepada YBM PLN Gorontalo atas kepeduliannya,” ujar Erik.
Melalui Program Pilar Sosial, YBM PLN Gorontalo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta mendukung terwujudnya kepedulian sosial di wilayah kerja PLN UP3 Gorontalo.








