Gubernur Yulius Selvanus Sebagai Inspektur Upacara: Perjuangan Peristiwa Merah Putih Harus Hidup dan Ditransformasikan

oleh -480 Dilihat
oleh

HSN,MANADO – Gubernur Yulius Selvanus bertindak inspektur upacara Peringatan Peristiwa Merah Putih digelar di Lapangan KONI Sario Manado. Sabtu, (14/02/2026).

Yulius Selvanus menegaskan semangat perjuangan Peristiwa Merah Putih harus terus hidup dan ditransformasikan dalam menghadapi tantangan zaman.

Delapan dekade peristiwa ini sebagai simbol ketangguhan Bumi Nyiur Melambai. Peristiwa heroik di Tangsi Militer Teling bukan hanya tonggak perlawanan rakyat Sulut terhadap penjajahan, melainkan juga proklamasi kedua yang mengukuhkan semangat kemerdekaan daerah ini.

Peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menegakkan kembali harga diri, keberanian, dan semangat juang para pahlawan, mengenang para tokoh pejuang yang dengan berani menurunkan bendera penjajah dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih sebagai simbol kemenangan kedaulatan.

Nilai perjuangan terwujud dalam tema tahun ini “Bhakti Kami Demi Pertiwi, dari Sulut untuk Nusantara” sebagai komitmen tak tergoyahkan menjaga keutuhan NKRI.

Dalam rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi Sulut menghadirkan Merah Putih Panahan Sulut Open, drama kolosal sejarah, serta pembagian bunga dan cokelat sebagai wujud cinta tanah air yang berlandaskan kemanusiaan.

“Saya juga menginstruksikan tiga hal penting bagi seluruh elemen masyarakat memperkuat literasi sejarah agar nilai-nilai perjuangan tidak terlupakan, memperkokoh sinergi antara Pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat sebagai pondasi keamanan dan kemajuan, serta mentransformasikan semangat juang untuk melawan kemiskinan dan perpecahan di era modern. Merah Putih di tanah paling utara Nusantara ini dikibarkan dengan jiwa dan air mata. Jangan biarkan api patriotisme ini redup,” tegas Gubernur YSK. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.