Ketua Anik Yulius Selvanus : TP-PKK dan BKKBN Perkuat Sinergi Kemitraan Program TAMASYA di Sulut

oleh -134 Dilihat
oleh

HSN,MANADO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Anik Yulius Selvanus, mengikuti pertemuan Penguatan dan Sinergitas Kemitraan Program Pembangunan Keluarga Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).

Kegiatan dirangkaikan promosi dan sosialisasi program prioritas pembangunan keluarga. Acara ini digelar oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN Perwakilan Sulut itu berlangsung di Luwansa Hotel Manado. Kamis, (26/02/2026).

Dihadiri sejumlah pemangku kepentingan bidang kependudukan dan keluarga. Dalam sambutannya, Anik menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara TP-PKK dan BKKBN dalam menyukseskan program prioritas pembangunan keluarga di Sulawesi Utara.

“Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat  menjadi fondasi utama pembangunan bangsa. Karena itu, pembangunan keluarga harus dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tegas Anik.

Ia menjelaskan, pembangunan keluarga merupakan upaya strategis untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan sehat, harmonis, dan sejahtera.

Pendekatan yang dipakai mencakup siklus kehidupan, dimulai dari pembinaan keluarga balita dan anak, remaja, hingga lanjut usia (lansia).

Menurutnya, TP-PKK memiliki jejaring yang kuat dari tingkat pusat hingga kelompok dasawisma di desa dan kelurahan.

Struktur yang luas ini menjadi modal penting dalam menggerakkan program pembangunan keluarga secara masif dan berkelanjutan.

“Agar program ini efektif, diperlukan penyelarasan kebijakan antara TP-PKK dan BKKBN.

Termasuk integrasi program di semua jenjang sesuai karakteristik daerah masing-masing,” ujarnya.

Program Utama Pembangunan Keluarga

Beberapa program utama pembangunan keluarga  disosialisasikan dalam acara tersebut antara lain Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA).

Serta pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengelolaan keuangan dan pembinaan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

Anik meminta, berbagai program  harus diimplementasikan secara optimal di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini  dihadiri Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut dr Jeanny Yola Winokan, Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Sulut Christodharma Sondakh, serta Forum Generasi Berencana (Genre) Provinsi Sulawesi Utara. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.