Pemprov Sulut Gelar Program GPM: Beras Premium Rp50.500 hingga Minyak Goreng Rp14.500

oleh -437 Dilihat
oleh

HSN,MANADO – Dalam rangka HBKN Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengadakan program stabilisasi pasokan dan harga pangan. Dinas Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan serta menekan lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Program ini menjadi upaya nyata Pemerintah Daerah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau ditengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Gubernur Sulawesi Utara bersama Wakil Gubernur mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan datang langsung berbelanja kebutuhan pokok dengan harga subsidi yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah ini untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri ketika permintaan biasanya meningkat,” ujar Gubernur.

Harga Pangan Lebih Murah dari Pasaran

Dalam kegiatan ini, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Sejumlah bahan pokok yang disediakan antara lain:

  • Beras premium Rp50.500 per 5 kilogram
  • Minyak goreng Rp14.500 per liter
  • Bawang merah Rp33.000 per kilogram
  • Bawang putih Rp30.000 per kilogram
  • Gula pasir Rp15.500 per kilogram
  • Cabai rawit Rp37.000 per kilogram
  • Telur ayam Rp59.000 per baki
  • Daging ayam Rp40.000 per ekor

Harga tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menekan laju inflasi pangan di daerah.

Digelar di Dua Lokasi

Gerakan Pangan Murah dijadwalkan berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni:

  • 6 Maret 2026 di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi
  • 7 Maret 2026 di halaman Graha Adhyaksa (Rusun Kejati Sulut)

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai dan terbuka bagi masyarakat umum.

Dorong Stabilitas Harga Pangan

Pemerintah Provinsi Sulut berharap kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih murah, tetapi juga menjadi strategi menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Masyarakat yang datang juga diimbau untuk membawa tas belanja sendiri agar lebih praktis sekaligus mendukung upaya pengurangan penggunaan plastik.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah optimistis kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil, sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan lebih tenang. (**/ndy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.