HSN,MANADO – Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay mengatakan Pemerintah Provinsi Sulut mulai perbaiki kolam renang di Sario Manado. “Gubernur Yulius Selvanus sangat serius perbaiki kolam renang karena sudah tidak memadai lagi” kata Wagub Victor kepada wartawan saat meninjau proses perbaikan Lokasi Kolam Renang. Jumat, (17/10/2025).
Dalam peninjauan hadir juga Kadis Pemuda dan Olahraga Sulut Jemmy Rungkiangan, dan staff khusus Gubernur Bidang Olahraga Christian Yokom dan Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi Jemmy Mokolensang serta Pejabat terkait dan Pemerhati Olahraga Renang.
Lokasi kolam renang di Sario sejak di kunjungi Gubernur Yulius beberapa waktu lalu memang memprihatinkan karena itu harus diperbaiki terutama airnya sudah sejak 1999 belum diganti. Karena kondisinya kurang baik Gubernur perintakan perbaiki.
Menurut Wagub memperbaiki kolam ini penting karena untuk warga juga yang sering mengunakan ini, kolam ini memang menurut Wagub sudah lama dibangun dan kita benahi termasuk Tribun untuk penonton kita tinggal cat dan ganti atap karena konstruksinya masih kuat. Memang menurut Wagub belum tertata dana perbaikan dalam APBD Perubahan 2025. Namun kita tetap lakukan .”Pokoknya perbaikan kolam ini terus dilakukan” kata Wagub.
Kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Wagub memberikan apresiasi sudah mulai bersihkan air dan lumpurnya, progresnya baik bahkan sudah akan dibuat bor air disekitar kolam untuk menganti air di kolam. Butuh Rp6 Miliar Lebih, sementara itu Kadis Pemuda dan Olahraga Jemmy Ringkuangan kepada wartawan usai mendampingi Wagub mengatakan, butuh angaran Rp6 miliar lebih untuk membenahi kolam dan Tribun serta kompleks kolam renang di Koni Sulut.
Saat ini sudah mulai pembersihan air dan lumpur serta pohon dan rumput serta sampa sampah sekitar kolam mulai dibersihkan meski dana terbatas.”Kita lakukan karena komitmen Gubernur membangun olahraga renang kedepan”kata Kadis.
Banyak atlit renang yang sukses setelah latihan di kolam ini, bahkan sampai saat ini ada beberapa warga tetap latihan di kolam renang Sario. “Kadis optimis satu bulan sudah bersih kolam renang dan akan diganti airnya” kata Kadis Pora.
Butuh waktu lama karena ada sekitar 4.000 kubik air di kolam dan lumpur sudah cukup banyak, kolam renang sudah sekitar tahun 1985 dibangun sekitar 40 tahun jadi sudah saatnya diperbaiki. Sementara itu Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi Jemmy Mokolensang kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah menemukan tiga titik lokasi untuk pembuatan Bor Air yang nantinya menganti air di kolam renang. Memang butuh waktu” Kami sudah survey namun cukup banyak air yang dibutuhkan” kata Mokolensang. (ndy)







