HSN,MANADO – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi. Senin, (06/04/2026).
Kedatangannya disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Gubernur Yulius Selvanus mengatakan kunjungan kerja Wapres ini dilakukan untuk meninjau secara langsung dampak bencana gempa bumi yang telah mengguncang Wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya.
“Kedatangan Bapak Wakil Presiden bertujuan untuk meninjau langsung lokasi terdampak bencana gempa bumi, serta memantau proses pemulihan yang sedang berlangsung. Hal ini menjadi semangat tambahan bagi kami untuk terus bekerja keras membantu warga yang terdampak, memulihkan fasilitas umum, serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Gubernur.
Kata Gubernur, kunjungan Wapres Gibran merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memastikan langkah penanganan darurat dan pemulihan berjalan dengan optimal.
Terima kasih atas dukungan dan kepedulian yang diberikan. Mari kita bangkit bersama, membangun kembali Sulawesi Utara yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Untuk diketahui, penanganan pasca bencana gempa bumi yang terjadi di Sulut langsung dilaksanakan oleh Pemprov Sulut. Gubernur Yulius dengan sigap mengaktifkan posko tanggap darurat beberapa waktu setelah gempa bumi terjadi.
Diketahui, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 menerjang Sulut yang terjadi pada Kamis (2/4/2026) pagi. Gempa tersebut berpusat di laut sekitar 129 kilometer tenggara Kota Bitung sempat memicu peringatan dini tsunami.
Gempa tersebut menunjukkan kenaikan muka air laut setinggi 0,3 meter di Halmahera Barat dan 0,2 meter di Bitung, sebelum akhirnya status peringatan dicabut.
Data sementara mencatat satu korban jiwa di Kelurahan Sario Utara, Kota Manado, akibat tertimpa bangunan runtuh. Selain itu, kerusakan infrastruktur dilaporkan terjadi di sejumlah Daerah, termasuk fasilitas publik dan permukiman warga.
Selain itu, Wapres juga dijadwalkan melakukan Koordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait langkah penanganan darurat serta percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak.
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini diharapkan dapat memberikan perhatian serius dari Pemerintah Pusat.
Sekaligus memastikan bantuan dan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran bagi warga yang terdampak bencana. (ndy)






